Stadion: Kumpulkan Orang, Kumpulkan Uang



Setelah sering membahas tentang kiprah pemain, manajer, mengulas peristiwa pertandingan, menerka akan seperti apa jalan dan hasil pertandingan. Satu tema dalam sepak bola yang selalu ingin saya tulis adalah tentang stadion. Artikel ini pertama kali dipublikasi di kanal Blog situs thefootballicious.com. Klik di sini.

***

Dalam dunia sepak bola, stadion menduduki posisi kunci. Stadion adalah bangunan sakral, tempat spesial. Beberapa stadion bahkan disebut oleh para pemain dan pendukungnya sebagai katedral sepak bola, tempat mereka jamaah beribadah. Para pendukung Benfica menyebut Estadio Da Luz dengan A Catedral, San Mames oleh pendukung Athletic Bilbao sebagai La Catedral.


Stadion juga menduduki posisi penting dalam bisnis sepak bola. Stadion merupakan salah satu penyumbang terbesar pendapatan untuk klub. Bahkan untuk sebagian besar klub-klub, termasuk di Indonesia bisa dikatakan nyawa klub. Selama semusim, klub bisa meraup pendapatan salah satunya dari para penonton yang memenuhi stadion pada hari pertandingan.

Sebuah komentar yang menegaskan pentingnya stadion sebagai aset dan sumber pemasukan klub datang dari Alan Switzer, salah satu direktur di Sports Business Group Deloitte.

“Salah satu keunggulan klub-klub Inggris yang membuat mereka mendominasi Football Money League adalah kesinambungan investasi pada stadion. Performa klub-klub Jerman juga melonjak karena perbaikan dan pembangunan stadion baru. Jadi, stadion tetaplah aset terbesar.”

Maka benar jika bagi klub, stadion adalah tempat mengumpulkan orang, mengumpulkan uang. Stadion tidak hanya ramai saat hari pertandingan, kalau bisa sepanjang hari selama setahun stadion penuh dengan manusia yang memberi pemasukan. Lalu bagaimanakah cara stadion meraup uang untuk menghidupi dirinya dan klub pemiliknya?

1. Pendapatan Tiket (Gate Receipts)
Tentu ada alasan jelas mengapa klub-klub merenovasi stadion mereka untuk menambah kapasitas atau membangun stadion baru dengan kapasitas yang lebih besar. Sesuai tujuan tunggal paling klasik dari didirikannya stadion adalah fasilitas dasar untuk mengumpulkan sebanyak mungkin para penonton. Logikanya, semakin besar daya tampung stadion maka semakin banyak orang yang berkumpul dan semakin banyak uang yang dikumpulkan. Pemasukan akan semakin besar dari tiket jika harga tiket dinaikkan.

Berdasarkan laporan finansial klub Premier League per Mei 2013, stadion berkapasitas besar seperti Emirates Stadium (60.272) menghasilkan pemasukan £93 juta untuk Arsenal, yang merupakan pemasukan terbesar untuk klub. Sedangkan Old Trafford yang berkapasitas lebih besar lagi (75.731) memberi pendapatan £109 juta, terbesar kedua setelah pemasukan dari aktivitas komersial klub.



2. Obyek Wisata
Nou Camp adalah tujuan wisata paling populer di Barcelona. Setiap tahunnya, ribuan orang datang mengunjungi museumnya yang gemerlap oleh trofi dan mengagumi kemegahan salah satu stadion terbesar di Eropa. Ide stadion sepak bola sebagai tempat rekreasi membuat pengelola membuat paket-paket wisata yang menghasilkan uang.

Salah satu contoh yang dibuat adalah Tur Stadion (stadium tour). Sebagai contoh: Liverpool menggelar Anfield Stadium Tour dengan menyertakan seperti:

- 1 jam tur eksklusif
- Menyentuh This is Anfield
- Mengunjungi ruang konferensi pers
- Mengunjungi ruang ganti tim tuan rumah
- Duduk di bangku manajer
- Mendengarkan cerita di balik layar dari tim pemandu
- Kesempatan mendapat foto-foto souvenir



3. Hak Penamaan Stadion (naming rights)
Stadion bahkan terus mengucurkan uang bagi klub pemilik hanya karena namanya. Yakni klub menjual hak penamaan stadion kepada institusi bisnis yang mau menjadi sponsor. Hak penamaan itu berupa penamaan eksklusif dan hak promosi untuk stadion atau parsial pada satu bagian di stadion. Sponsor Stadion dengan nama suatu perusahaan adalah hal yang jamak sekarang ini. Stadion milik Arsenal namanya Emirates Stadium. Emirates adalah maskapai penerbangan. Begitu juga dengan Etihad Stadium yang merupakan kandang Manchester City. Bahkan semua stadion di Bundesliga sudah berganti nama karena naming rights.

Tren ini sudah dimulai sejak 1970-an, dengan tujuan membantu meringankan beban biaya besar yang digunakan untuk membangun dan memelihara stadion. Namun dewasa ini, tujuannya bisa jauh melebihi dua kepentingan tersebut.

Daftar nama stadion di Premier League dengan hak penamaan:



4. Pusat Belanja (Store)
Di mana-mana, setiap keramaian akan melahirkan pasar. Berkumpulnya massa seperti di stadion tentu menjadi peluang dagang yang bagus. Hal itulah yang membuat klub membuat pusat belanja di stadion mereka. Kemudahan juga untuk para penggemar untuk mendapatkan segala pernik tentang klub kesayangannya di suatu tempat yang memang mudah dikunjungi, stadion.

5. Ruang Iklan
Selain lewat prosedur hak penamaan stadion, uang sponsor masuk melalui iklan-iklan yang terpampang di billboard-billboard stadion dan penamaan salah tribun di stadion. Untuk penamaan tribun di stadion salah satu contohnya adalah Stadion Liberty milik Swansea City. Tribun utara dari stadion itu dibranding Visit Wales (visitwales.com) milik agen wisata pemerintah Wales. Sedangkan tribun selatan dinamakan LG stand sebagai wujud kerja sama dengan perusahaan elektronik Korea Selatan LG.

No comments:

Post a Comment